DR. Ema Utami, S.Si, M.Kom
PERBANDINGAN PEMBANGUNAN APLIKASI SISTEM INFORMASI AKADEMIK
PROTOTYPING, OBJECT ORIENTED, COMPONENT BASED
Disusun oleh :
Rohadi Makmur (12.52.0277)
Parjono (12.52.0278)
Dody Satrya Perbawa (12.52.0262)
Heri Surahman (12.52.0288)
Wiwit Supriyati (12.52.0272)
Ihsan Cahyo Utomo (12.52.0289)
DAFTAR ISI
1. Deskripsi Masalah (dari sudut pandang client) 1
2. Analisis Kebutuhan (dari sudut pandang analyst) 3
3. Spesifikasi Fungsional ( dari sudut pandang analyst dan designer) 4
4. Spesifikasi Data ( dari sudut pandang analyst dan designer) 6
BAB I
DESKRIPSI MASALAH
(DARI SUDUT PANDANG CLIENT)
A. Latar Belakang
Teknologi informasi berkembang sangat pesat sehingga penggunaan teknologi informasi yang tepat dapat menunjang keberhasilan di berbagai bidang, salah satunya di bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan penggunaan teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk menunjang keberhasilan suatu sekolah baik dalam proses belajar mengajar maupun dalam pengelolaan data administrasi sekolah.
SMU AMIKOM YOGYAKARTA memiliki sistem administrasi yang kompleks, sehingga sudah tidak relevan lagi apabila data didokumentasikan secara manual. Selain begitu rumit dan tidak praktis, dokumentasi data dengan menyimpannya dalam bentuk kertas memiliki banyak resiko yang mengakibatkan hilangnya data.
Dengan melihat permasalahan di atas maka diperlukan suatu aplikasi yang dapat mempermudah pengerjaan administrasi sekolah sehingga, yang dulunya pengelolaan administrasi yang rumit, tidak praktis, dan memiliki banyak resiko dapat menjadi mudah dengan adanya aplikasi ini.
B. Tujuan
Tujuan dari sistem yang akan dibuat antara lain :
- untuk merancang suatu sistem informasi efektif dan efesien dari segi tenaga dan waktu untuk digunakan pada SMU AMIKOM.
- Menghasilkan Sistem Informasi Siswa yang dapat menyajikan informasi yang akurat dan aktual untuk mendukung tugas dan fungsi manajemen , khususnya dalam pengolahan data akademik .
- Menambah wawasan dalam bidang ilmu pengetahuan khususnya ilmu komputer dalam merancang sistem informasi akademik.
C. Ruang Lingkup
Informasi dapat diakses oleh administrator, siswa yang terdaftar sebagai peserta didik dan guru yang mengajar. Seluruh kegiatan manajemen data dilakukan oleh administrator sedangkan guru terbatas pada peng-update-an dan peng-input-an terhadap data nilai dan absensi siswa. Informasi lain yang bersifat umum dapat dilakukan oleh siswa.
BAB II
ANALISIS KEBUTUHAN
(DARI SUDUT PANDANG ANALYST)
A. Hambatan-hambatan sistem informasi akademik tidak terealisasi
1. Sdm kurang menguasai teknologi.
2. Pengambil kebijakan (kepsek) kurang responsip terhadap perubahan.
3. Alat yang kurang memadahi.
B. Kelemahan Perangkat lunak yang ada
Peyimpanan data pada sistem perangkat lunak yang ada masih menggunakan excel, sehingga singkronisasi sangat tidak dimungkinkan.
C. Kebutuhan-kebutuhan :
1) Memberikan wawasan bahwa teknologi itu mudah serta memberikan pelatihan.
2) Menginformasikan :
- Permendiknas no. 36 tahun 2010, tugas dan fungsi pendataan sebagian tidak lagi berada di PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN (PDSP), tetapi diserahkan kepada DIREKTORAT JENDERAL masing-masing.
- Intruksi menteri pendidikan nasional nomor 2 tahun 2011 tentang kegiatan pengelolaan data pendidikan di lingkungan kementerian pendidikan nasional
3) Pengadaan peralatan yang memadahi
D. Usulkan pekerjaan
Untuk mewujudkan sistem akademik yang baik maka diperlukan suatu sistem yang dapat mengkafer dari kekurangan/kebutuhan yang ada sehingga diperlukan adanya suatu sistem berbasis data dalam perangkat lunak tersebut (sistem informasi akademik).
BAB III
SPESIFIKASI FUNGSIONAL
(DARI SUDUT PANDANG ANALYST DAN DESIGNER)
A. Gambaran Sistem
Untuk mewujudkan sistem informasi yang akan dicapai maka akan dibuatkan suatu sistem informasi akademik dengan menggunakan metode penginputan data-data yang ada kemudian diolah menjadi sumber informasi yang dibutuhkan. Sistem ini diharapkan dapat berjalan menggunakan :
- Komputer P4 2.4Mhz .
- Ram 512 Mb.
- Hardisk 80 GB.
Dan untuk pembuatan sistem tersebut menggunakan software :
- Bahasa pemrograman : Delphi 7, PHP.
- Web Service : Apache.
- Databse server : PostgreSQL .
- Designer Interface : Corel Draw 4, Macro Media Flash dan Adobe Photoshop.
B. Proses-proses/bisnis rule/fungsi-fungsi/rutin-rutin
1) Proses-Proses :
- User menginputkan data calon siswa baru.
- Data diolah berdasarkan jumlah data calon siswa yang masuk untuk menjadi siswa baru.
- Admin memastikan data calon siswa baru menjadi siswa baru.
- User menginputkan data aktifitas siswa selama menjadi siswa.
- Admin mengontrol data masuk sesuai tingkatan kelas sebagai bahan acuan kenaikan kelas sampai kelulusan.
2) Bisnis Rule
Dengan sistem akademik yang akan dibuat, maka akan mengefektifkan operator, meringangkan biaya operasional dalam jangka panjang.
3) Fungsi-Fungsi
Fungsi dari sistem yang akan dibangun dapat mempermudah pencarian, pengambilan data, laporan sistem akademik.
4) Rutin-Rutin
Secara rutinitas, sistem dapat melakukan update data secara tepat dan sistematis jika terjadi perubahan data.
C. Aktifitas user : entry dan update data
D. Aktifitas admin : pemelihara sistem dan decision makers
E. Komunikasi dan interaksi sistem dengan pengguna yaitu dari data yang diinputkan oleh user diolah kemudian dapat diambil output sesuai kebutuhan dari sistem akademik (pengguna).
BAB IV
SPESIFIKASI DATA
(DARI SUDUT PANDANG ANALYST DAN DESIGNER)
A. Data :
- Data Siswa
- Data Guru/karyawan
- Data Mapel
- Data Perangkat sekolah
B. Informasi :
- Informasi untuk siswa
- Informasi untuk guru
- Informasi untuk masyarakat
- Informasi untuk pemerintah/publik
C. Input (merupakan data yang akan dimasukkan) berupa :
- Data Siswa
- Data Guru/karyawan
- Data Mapel
- Data Perangkat sekolah
D. OutPut (merupakan kebutuhan informasi yang mungkin dibutuhkan) berupa :
- Laporan untuk siswa
Contoh : jadwal, kalender akademik,nilai hasil ujian dll
- Laporan untuk guru
Contoh : nilai siswa, absensi siswa, kalender akademik dll
- Laporan untuk masyarakat
Contoh : raport, kenaikan kelas dll
- Laporan untuk pemerintah/publik. Contoh : data jumlah siswa, kalender akademik dll
HAL-HAL YANG DIPERBANDINGKAN DALAM SISTEM INI:
1. Metodologi Prototyping
a. Sumber Daya Manusia
No Tenaga Ahli Jumlah
1 Analisis 1 orang
2 Programmer/ Desaingner/Tester 2 orang
Jumlah 3 orang
b. Waktu Pengerjaan
Dalam pelaksanaan, untuk menyelesaikan sistem informasi akademik SMU AMIKOM diperkirakan membutuhkan waktu sebagai berikut :
No Kegiatan Bulan ke-1 Bulan ke-2
1 2 3 4 1 2 3 4
1. Analisis
2. Coding
3. Pengujian
4. Dokumentasi
5. Pelatihan
6. Pemeliharaan/Revisi
Yang mana untuk analis, dilaksanakan seorang analis mulai dari study kelayakan sampai analisis sistem, kemudian untuk Coding, pengujian software, dokumentasi, pelatihan dan pemeliharaan/refisis software dilakukan oleh programmer.dan dimungkinkan salah satu programmer menjadi pimpinan proyek.
c. Biaya
Untuk pembiayaan pada sistem ini didasarkan pada lama pengerjaan masing-masing tim, bukan berdasarkan kegiatan, :
Dengan Asumsi gaji :
- 1 Org Analisis 4 jt/bln
- 1 Org Programmer 3,5 jt/bln
No Personil Waktu Jumlah
1 1 analis ½ bulan Rp 2.000.000,-
2 2 programmer 1 ½ bulan Rp 10,5000,000,-
Jumlah total Rp 12.500.000,-
2. Metodologi Object Oriented
a. Sumber Daya Manusia
No Tenaga Ahli Jumlah
1 Analysis 2 orang
2 Programmer/ Desaingner/Tester 2 orang
Jumlah 4 orang
b. Waktu Pengerjaan
Dalam pelaksanaan, untuk menyelesaikan sistem informasi akademik SMU AMIKOM diperkirakan membutuhkan waktu sebagai berikut :
No Kegiatan Bulan ke-1 Bulan ke-2 Bulan ke-3
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. Analisis
2. Coding
3. Pengujian
4. Dokumentasi
5. Pelatihan
6. Pemeliharaan/Revisi
Yang mana untuk tim analis melakukan kegiatan mulai dari study kelayakan sampai analisis sistem, kemudian untuk Coding, pengujian software, dokumentasi, pelatihan dan pemeliharaan/revisi software dilakukan oleh programmer.dan dimungkinkan salah satu programmer menjadi pimpinan proyek.
c. Biaya
Untuk pembiayaan pada sistem ini didasarkan pada lama pengerjaan masing-masing tim, bukan berdasarkan kegiatan, :
Dengan Asumsi gaji :
- 1 Org Analisis 4 jt/bln
- 1 Org Programmer 3,5 jt/bln
No Personil Waktu Jumlah
1 2 analis 1 ½ bulan Rp 12.000.000,-
2 2 progammer 1 ½ bulan Rp 10.500.000,-
Jumlah total Rp 14.000.000,-
3. Metodologi Component Based
a. Sumber Daya Manusia
No Tenaga Ahli Jumlah
1 Analysis 3 orang
2 Programmer/ Desaingner/Tester 3 orang
Jumlah 6 orang
b. Waktu Pengerjaan
Dalam pelaksanaan, untuk menyelesaikan sistem informasi akademik SMU AMIKOM diperkirakan membutuhkan waktu sebagai berikut :
No Kegiatan Bulan ke-1 Bulan ke-2 Bulan ke-3 Bulan ke-4 Bulan ke-5
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. Analisis
2. Coding
3. Pengujian
4. Dokumentasi
5. Pelatihan
6. Pemeliharaan/Revisi
Yang mana untuk tim analis melakukan kegiatan mulai dari study kelayakan sampai analisis sistem, kemudian untuk Coding, pengujian software, dokumentasi, pelatihan dan pemeliharaan/revisi software dilakukan oleh programmer.dan dimungkinkan salah satu programmer menjadi pimpinan proyek.
c. Biaya
Untuk pembiayaan pada sistem ini didasarkan pada lama pengerjaan masing-masing tim, bukan berdasarkan kegiatan :
Dengan Asumsi gaji :
- 1 Org Analisis 4 jt/bln
- 1 Org Programmer 3,5 jt/bln
No Personil Waktu Jumlah
1 3 analis 2 ½ bulan Rp 30.000.000,-
2 3 programmer 2 ½ bulan Rp 26.250.000,-
Jumlah total Rp 56.250.000,-
DAFTAR PUSTAKA
Pressman, Roger.S. "Software Engineering : A Practioner's Approach." 4th . McGrawHill. 1997
Roger S. Pressman, Ph.D. Rekayasa Perangkat Lunak ( Pendekatan Praktisi buku kedua)
Bambang Hariyanto.Ir.,MT. Rekayasa Sistem Berorientasi Objek
http://blog.unsri.ac.id/achekha/tugas-kuliah/keunggulan-dan-kelemahan-dari-beberapa-jenis- model-pengembangan-perangkat-lunak-rpl/mrdetail/1928
http://citok.students-blog.undip.ac.id/2010/10/07/tugas-rpl-review-i/#more-17